Santri Demontrasi Masak Sayur Pohon Pisang; Lomba Internal Pesantren “Raden Abdul Halim” Kalidawir Tulungagung dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023

 



Dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2023, mempersembahkan santri dengan keunikannya. Di sela-sela urutan acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2023, internal Pondok pesantren Raden Abdul Halim Tulungagung mengadakan lomba memasak sayur pohon pisang.

Perlombaan memasak sayur pohon pisang, bukanlah satu-satunya kegiatan dalam memperingati hari santri nasional 2023, akan tetapi sebagai sub-acara dalam memeriahkan kegiatan hari santri serta sebagai pembuka kegiatan dari urutan peringatan hari santri 2023 di internal pesantren.

Adapun runtutan kegiatan hari santri pesantren Raden Abdul Halim Tulungagung dilaksanakan dua hari pada 21-22 Oktober 2023 dari ba’da subuh, diantaranya;

1.    Do’a bersama dan mengenang para syuhada’ resolusi jihad, para pahlawan kemerdekaan Indonesia, para pendiri Nahdlatul Ulama dan para guru.

2.    Lomba masak sayur pohon pisang

3.    Liwetan bubur bersama

4.    Apel hari santri melibatkan madrasah diniyah dan TPQ se-Desa

5.    Pentas Seni Santri HSN 2023

6.    Nonton Bareng Film “Sang Kyai” dan film dokumenter Santri sekaligus acara penutup peringatan hari santri 2023.

 

Perlombaan memasak sayur pohon pisang ini memiliki maksud mengenang para santri serta kehidupan masyarakat tempo dulu, yang mondok di pesantren dengan bekal seadanya serta latar belakang keluarga pas-pasan. Akan tetapi out-put kualiatas santri tidak kalah dengan kualiatas santri era Millenial.

Adapun tujuannya diantaranya; Pertama, santri bersusah payah ke kebun untuk mengambil pohon pisang yang masih muda serta mengupasnya untuk bahan dasar masakan. Hal ini bertujuan untuk mengajari santri hidup sederhana dan memanfaatkan potensi tanaman lokal serta menambah pengetahuan baru.

Kedua, santri belajar kerja tim untuk meracik bumbu serta menentukan urutan cara memasak sayur. Hal ini bertujuan agar dapat berbaur di masyarakat kelak ketika kembali ke kampung halaman.

Ketiga, dalam proses memasak sayur santri belajar mengukur kelayakan kinerja serta hasil yang memuaskan. Yakni dengan harapan segala usaha perjuangan santri dengan teliti sehingga mendapat hasil memuaskan dan layak sebagai masakan.

Keempat, metode cara penyajian sayur. Hal ini bertujuan membuat kemasan atau tampilan dari hasil produk olahan juga mengukur tingkat kreatifitas santri dalam menyuguhkan hasil karya.

Hikmah Meneladani Masakan Santri Tempo Dulu

Mencontoh perilaku santri tempo dulu, Santri millennial harus dapat lebih semangat lagi melakukan riyadhoh (latihan) dalam segala hal, meskipun hanya perihal sepele agar kelak menjadi generasi bangsa yang tangguh dan siap meneruskan cita-cita bangsa Indonesia pada era digital sekarang ini sesuai tema yang diusung hari santri nasional 2023, yakni “Jihad Santri Jayakan Negeri”.





Eksistensi santri sudah teruji jauh sebelum Indonesia merdeka. Sehingga, peran dan kiprah-kiprah santri pondok pesantren bagi masyarakat dan bangsa ini jelas nyatanya. Santri dalam sejarahnya, juga ikut terlibat aktif dalam proses perlawanan terhadap penjajah untuk merebut kemerdekaan. Hal ini merupakan bukti kehadiran dan kontribusi penting para santri bagi kejayaan negeri ini.

Sekarang, generasi santri tinggal menikmati hasil perjuangan para pahlawan dengan melanjutkan berjuang melawan kebodohan yakni dengan memaksimalkan belajar di pondok pesantren, melakukan terobosan-terobosan teknologi tepat guna, kerjasama pasar global, dan ikut serta memberikan solusi sebagai pembuka lapangan kerja.

Akhir Catatan, Selamat memperingati Hari Santri Nasional 2023; “Jihad Santri Jayakan Negeri”.

By.MukhosisAbdul.22Oktober2023




Apel Hari Santri Nasional 2023 PP. Raden Abdul Halim Kalidawir




Pentas Seni Santri PP. Raden Abdul Halim Kalidawir

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengelolaan Perpustakaan; Frekuensi Harapan TBM Leshutama untuk Kelestarian Lingkungan

Penyamaran Profesi Petani; Antara Ilmuan Terpaksa dan Keterpaksaan Jadi Ilmuan

Kembali Trustusan di Instansi Pemerintahan