Pesantren Sebagai Sumber Kekuatan Akar Rumput Peradaban Bangsa
Sekelumit ini merupakan hasil catatan kecil ketika perjalanan pulang menghadiri Halaqoh Nasional tentang Fiqih Peradaban; Fiqih Siyasah dan Tatanan Dunia Baru, Oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang membahas bertema “Tradisi Santri dan Relevansi Turats dalam peradaban dunia baru” yang diselenggarakan di pesantren Darul Hikam, Jorsan Ponorogo. Jauh sebelum negara Indonesia merdeka, nama santri dan pesantren telah menggaung erat dalam proses belajar di seluruh penjuru wilayah Indonesia. Bahkan kata santri banyak ahli yang beranggapan diambil dari bahasa sanskerta “shastri” yang berarti mendalami ilmu pengetahuan. Adapun tempatnya adalah “pesantren”, yakni suatu tempat berkumpul dalam rangka mendalami ilmu pengetahuan. Ada sebagian dari ilmu cucoklogi seperti halnya yang disampaiakan KH. Abdullah Dimyathy Banten, beliau berpendapat bahwa kata santri merujuk pada huruf; sin berarti “satrul al ‘awroh” atau "menutup aurat"; huruf nun berasal dari istilah “...