Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

MBURU UCENG KELANGAN DELEG; Refleksi Perjalanan Bersama Generasi Muda Hingga Orangtua

Gambar
  By.MukhosisAbdul Catatan memori perjalanan mengikuti organisasi sejak usia SMP hingga kini. Saya mencatat dalam perjalanan kehidupanku pernah berproses sekitar 31 organisasi sosial sejak usia SMP mulai tahun 2001 hingga tahun 2023, di luar organisasi intra sekolah. Tercatat 3 yayasan dan 2 lembaga sebagai pendiri dan pembina, 10 lembaga sebagai anggota perintis sekaligus pengurus harian dan sisanya tercatat 31 lembaga pemuda hingga orangtua sebagai anggota biasa dan pengurus harian. Kini saya hanya sebagai teman “guderan/gurau” bersama para santri di Pesantren Raden Abdul Halim Tulungagung.   Awal mula dari perjalanan mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan, bermula hanya sebagai elok-elok bawang, atau ala kadar sebatas mengikuti kintil orangtua (semenjak di bangku sekolah dasar pada tahun 1995) dalam menjalankan kegiatan organisasi. Pada tahun ini orangtua selalu mengajakku untuk ikut serta kemanapun orangtua bepergian dalam rangka kegiatan sosial kemasyarakatan; m...

Ekoteologi Jawa dalam Kitab Primbon; Upaya Masyarakat Jawa dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan

Gambar
  By.MukhosisAbdul Masyarakat Jawa sejak kuno telah mempercayai adanya dimensi kehidupan di luar kehidupan dimensi manusia, seperti dimensi alam arwah, arwah jin, dimensi alam dedemit dan sebagainya. Mereka meyakini kehidupan itu seperti kehidupan manusia pada umumnya, yakni bekerja, bersosial, beribadah serta kegiatan-kegiatan yang lainnya lumrahnya manusia dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dalam ajaran jawa, mencontohkan ajaran luhur yang berupaya hidup dalam dinamis serta saling berbagi antar dimensi-dimensi kehidupan yang lainnya. Dalam kehidupan alam, ajaran jawa telah memberikan nilai pendidikan keseimbangan alam, sehingga lingkungan dapat lestari dan tetap memberikan kekayaannya untuk keberlangsungan kebutuhan kehidupan manusia. Sehingga sebagai manusia wajib memberikan timbal-balik kepada alam semesta atas fasilitas yang diberikan oleh alam dalam mencukupi kebutuhan hidup manusia sehari-hari. Selain itu, masyarakat jawa meyakini semua antar dimensi alam, baik tumbuha...

Dibalik Ngopi dan Liwetan Santri, Ada Sejuta Harapan Masa Depan yang Tertata

Gambar
  “Waktu adalah pengetahuan bagi santri, Istiqamah adalah pengikatnya. Sedikit waktu yang terbuang sia-sia adalah kerugian bagi santri yang telah merasakan nikmatnya di pesantren”. By.MukhosisAbdul Waktu di sela-sela padatnya jam ngaji, ada moment aktifitas bercengkrama dengan sangat terbatas dan penuh bermakna. Mulai cerita hiruk-pikuk kabar keluarga, permasalahan belajar selama di pesantren, latar belakang sebelum di pesantren, bahkan harapan panjang setelah menjadi alumni pesantren, mereka sebenarnya proses menata rapi dengan semangat masing-masing sebuah kehidupan. Sehingga banyak alumni pesantren yang menjadi serta mengisi segala aspek bidang, mulai pengusaha, pejabat, guru, pengrajin dan seterusnya. Pada era sebelum tahun 2000an, aktivitas santri memasak adalah bagian dari rutinitas sehari-hari yang tidak bisa terlewatkan. Moment ini yang selalu terkenang oleh para santri selama mondok di pesantren. Kegiatan ngopi dan ngliwet merupakan aktifitas yang lumrah dilakukan para...

Santri dan Digitalisasi; Dalam Cangkruk Pelatihan Desain Dan Fotografi Santri

Gambar
  Sebuah Catatan cangkruk tentang dunia media pesantren dengan para santri pada hari Jum'at 3 November 2023, di pondok pesantren "Nur Muhammad" Dsn. Wonoayu Ds. Dukuhmojo Kec. Mojoagung Kab. Jombang, Jawa Timur. Dari kegiatan ini diikuti oleh 9 santri pada tingkat Tsanawiyah dan tingkat Aliyah yang memiliki minat dalam dunia Desain dan Fotografi.  By.MukhosisAbdul Era millenial telah membuat semua orang harus mengikuti perkembangan digital, begitu juga dengan para santri juga dituntut menyesuaikan perkembangan zaman. Santri sudah saatnya memainkan peran dan mengambil bagian dari pengembangan teknologi digital. Para santri yang tinggal di pondok pesantren untuk memperdalam pengetahuan agama Islam dan mendapatkan pendidikan karakter luhur ala pesantren. Pada era sebelumnya, santri sering kali santri lebih diidentikkan sebagai orang yang kurang pengalaman dalam hal digitalisasi karena kondisi di pesantren yang padat kegiatan mengaji, banyak kegiatan pesantren, banyak p...