Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2024

Bayar Perjanjian Ritual Pesugihan

Gambar
  Catatan wawacara dengan sesepuh desa, mbah H. Abdul Salam (almarhum) Desa Ngentrong Campurdarat. Ketika itu menceritakan pengalaman kehidupanya menangani kasus-kasus tentang pemutusan rantai orang yang terkena perjanjian ritual pesugihan dan beberapa yang menyangkut perpindahan dimensi alam sebelum kematian yang sebenarnya. Oleh: MukhosisAbdul   Sebelum bercerita tentang suatu hal yang ghoib, perlu mengetahui beberapa hal yang tercatat al-Qur’an surat Huud (11) ayat 123; وَلِلَّهِ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَإِلَيْهِ يُرْجَعُ الْأَمْرُ كُلُّهُ فَاعْبُدْهُ وَتَوَكَّلْ عَلَيْهِ ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ “Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakkallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan”. Selain itu, bagi Allah segala sesuatu di langit dan di bumi tidak ada yang rahasia, sesuai dalam surat Al...

Cangkruk Paket Komplit; Dibalik Hitam Pahitnya Kopi Dapur

Gambar
    “Catatan menjadi teman Ngopi di rumah; Sebuah kebahagiaan tersendiri, dapat menikmati seduhan kopi dengan banyak saudara per-ngopian. Memiliki banyak tema perbincangan pergerakan program yang tidak pernah padam, yakni perbincangan untuk dieksekusi, bukan hanya sekedar angan-angan ataupun ide dan apalagi ghibah.   Oleh: MukhosisAbdul   Di sela-sela kesibukan menemani belajar para santri dan ngaji, ada kesibukan tersendiri untukku di dapur. Selain menjadi gank atau preman dapur, juga sekaligus teman sekedar ngobrol santai dengan para siapapun yang datang ke pesantren, termasuk para suhu maupun sesepuh untuk merencanakan hal positif pergerakan pengembangan kemaslahatan. Nah, dari sini tugasku adalah selalu tampil stand-up komedi sambil meracik kopi untuk para tamu yang nongkrong di dapur pesantren. Karena bagiku tempat yang tepat untuk terima tamu adalah di dapur pesantren. Disamping alasan tempatnya nyaman, tidak ada lalu-lalang aktifitas pesantren ju...

Laboratoriumnya Ala Ndeso, Mencoba Merintis Detektor Unsur Hara

Gambar
  “Hidup membuat masalah adalah perlu bagi seorang diriku, karena keresahan otak hanya menjadi sampah yang menjubel dalam otak ketika tidak diaplikasikan. Nah, kegelisahan ini yang akhirnya dapat tercurahkan melalui hobi kecil penglipur suwung ketika penatnya aktifitas keseharian dan mencoba dari hobi kecil suka menanam yang akhirnya beralih untuk kemaslahatan umat” Oleh: MukhosisAbdul   Hobi tumbuhan adalah kegemaranku sejak sebelum mengenal sekolah, ketika seringkali ikut orangtua ke sawah maupun kebun. Dari sinilah kegemaran demi kegemaran dari aktifitas menguntit orangtua yang sedang pergi ke sawah maupun kebun. Karena di sawah dan kebun bagiku tempat nyaman mengaplikasikan kegemaran dan lengkap dengan berbagai fasilitas. Yakni sawah dengan fasilitas ikan-ikan di paritan, sayur, singkong dan lainnya, sedangkan di kebun dilengkapi dengan fasilitas kelapa muda, pisang, sukun, jambu, kopi dan singkong. Selain itu, sang ayah selalu memberikan menu-menu aneh ketika ikut d...

Dahsyatnya Kalimah Thoyyibah “Laa ilaaha illallah”

Gambar
  Catatan mengikuti acara rutinan "Bulan Selo (bulan Safar dalam Hijriyah)" majlis ta'lim at-Taubah sekaligus prosesi sedekahan baiat Thoriqoh Qodiriyah di Pon.Pes. at-Taubah Garum Blitar. Oleh: MukhosisAbdul   Kami berangkat berlima pada Sabtu sore tanggal 11 Mei 2024, bersama H. Supri Karangtalun, pak Qosim Jabon sekalian istrinya, dan mas Sidiq Tanjung. Kami bersepakat kumpul di rumah Abah Qosim dan berangkat pada pukul 16.59 WIB dari kediaman Abah Qosim Jabon. Dalam perjalanan, waktu sudah menunjukkan pukul 17.15 WIB bertanda harus persiapan mencari tempat untuk sholat maghrib. Akhirnya pada pukul 17.24 WIB kami mampir untuk sholat Maghrib di Mushola Al Barqi di Desa Rejotangan Kecamatan Rejotangan. Sehingga pada pukul 17.57 WIB kami meneruskan perjalanan Kembali berangkat menuju Kecamatan Garum dan sesampai di pesantren aT-Taubah pada pukul 19.15 WIB. Sewaktu di parkiran mobil, para santri sudah mengarahkan tempat parker kami dan memberikan sambutan hanga...

Fungsi Jamur Jakaba Dan Resep Keberhasilan Pupuk Organik

Gambar
   "catatan ini mengingatkanku pengalaman trutusan masa kecil yang hobinya ujinyali belajar sekitaran pekarangan, sawah dan kebun. selain itu juga meresahkan orangtua yang tanamannya habis untuk ujicobaku. membuat papan lotres sepeda ontel di perkebunan pisang, latihan tentara gadungan dan lain sebagainya. intinya bahagia!" Oleh: MukhosisAbdul Suatu ketika menaruh air cucian beras pada panci yang tidak terpakai di belakang rumah. Kemudian air cucian beras dalam panci tersebut terbiarkan sampai sekitar satu bulanan. Tanpa sengaja, pertama melihat jamur jakaba terasa ketakutan karena terlihat banyak akar dan lekat pada panci dan semakin hari-semakin membesar. Ketika itu masih belum terdapat sinyal internet, kira-kira sekitar tahun 1999an, ketika itu masih kelas V SD. Mungkin karena terlalu sering melihat film horror yang tampil di televisi hitam putih milik tetangga. Pada tahun itu, yang menjadikanku semangat membaca buku tentang jenis spora atau jamur di Perpustakaan sekol...