Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2024

Dibalik Kejadian Isra’ Mi’raj, Tersimpan Hikmah Kepahitan Perjuangan

Gambar
  “Catatan renungan malam Isra’ Mi’raj pada 1445 H, dimana peristiwa ujian Rosulullah Muhammad SAW dari Allah dalam memperjuangkan misi Agama Ketauhidan. Tetesan air mata menemaniku dalam mencatat, terbayang betapa sulitnya perjuangan yang seakan sirna dan putus harapan, hinaan semakin melanda karena pendukung keamanan (paman) telah berpisah, ditambah sosok penyemangat sebagai penglipur lara (istri) yang memberikan sepenuh jiwa, raga,harta dan nyawanya juga telah berpisah”. Pojok.Mburitan.PP.RAH.07.02.2024   By.MukhosisAbdul Peristiwa Isra’ Mi’raj  terjadi pada  malam 27 Rajab (tahun ke-10 dari kenabian dan 16 bulan sebelum hijrah). Nabi Muhammad SAW mendapat kemuliaan dari Allah yakni diberikanlah peristiwa Isra Miraj, dimana Rosulullah menerima wahyu secara langsung tanpa melalui perantara malaikat Jibril seperti turunnya wahyu yang lainnya. Isra’ Mi’raj  bukanlah hanya sekedar cerita perjalanan Nabi Muhammad SAW dari kota mekkah kemudian ke Mas...

Peran Pesantren dalam Dinamika Politik Kemaslahatan Umat

Gambar
  Sebuah catatan ketika menyaksikan (Nobar) Debat Pamungkas Capres 2024 di pojok Mburitan PP. Raden Abdul Halim Tulungagung dan penulis teringat pesan GusDur dalam dunia perpolitikan bahwa: “Yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan”. Saya (penulis) berharap ada penerus-penerus beliau dari kalangan pesantren yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan seperti yang beliau lakukan untuk Negara ini. Mburitan.PP_RAH.04/02/2024 By.MukhosisAbdul   Pesantren telah berkembang pesat di Indonesia sejak abad ke-20. Dalam pengembangannya, pesantren tidak hanya melulu mempelajari keagamaan saja. Akan tetapi kelahiran pesantren sebagai jembatan untuk mendukung program negara dalam mensukseskan kesejahteraan rakyat di segala penjuru. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang melanjutkan atau meneruskan dakwah Walisongo yang mampu berinteraksi dengan masyarakat bawah dengan menggunakan media budaya lokal setempat atau menggunakan media kearifan lokal yang berkembang p...

Modernitas Traidisi Masyarakat Jawa dalam Tanam Padi; Kajian Tradisi Masyarakat Jawa dalam Menanam Padi dan Keyakinan tentang Manusia Pertama yang Menanam Padi

Gambar
  By.MukhosisAbdul “Catatan belajar bersama Petani Jawa (masyarakat jawa) dan catatan pengajaran orangtua (bapak-Ibu) ketika memberikan ilmu pertanian kepada anak-anaknya dengan metode jawa, baik mulai persiapan tabur benih hingga panen sampai dengan pengetahuan kepercayaan masyarakat jawa tentang filosofi menanam padi dalam kepercayaan jawa dalam kepercayaan jawa. Dalam menanam padi masyarakat Jawa juga tidak luput dari tradisi suguh (doa-sedekah) yang ditujukan kepada Joko Sedono (Adam) dan Dewi Sri (Siti Hawa) yang dipercayai sebagai manusia pertama menanam padi dan melestarikannya”. Mburitan.PP.RAH_03/02/2024   Jauh sebelum mengetahui ilmu struktur tanah di bangku sekolah dalam Pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA), saya (penulis) seringkali mendapat pengetahuan, pengalaman dari orangtua pada masa-masa di bangku sekolah dasar (SD) ketika ikut ke sawah dengan orangtua. Di sinilah Orangtua selalu telaten menjelaskan pertanyaan yang disampaikan dari anak-anaknya tenta...